Sunday, January 10, 2010

iseng part1 :)

Entah mengapa pagi ini terasa sangat dingin. Seingatku, semalam aku menyalakan pendingin ruangan dengan temperatur 25 derajat Celcius dan seharusnya tidak sedingin ini. Kuputuskan untuk merapatkan selimutku dan kembali terpejam toh sinar mentari belum mengintip dari jendela kamar kosku. Hmm… tidur memang aktivitas paling menyenangkan.

KRIIINGGGGG!! KRIIINGG!!

Haah, alarm sudah berbunyi? Memang jam berapa ini? Masih gelap. Kuraih ponselku di meja kecil samping tempat tidurku masih dengan mata setengah terpejam. Kulihat waktu yang tertera di sana dan… ASTAGA! Sudah pukul 6.30 dan aku ada kuliah jam 8 pagi ini! Aku adalah tipe orang yang suka bersantai dan aku memilih bangun paling lambat satu jam sebelum aku berangkat ke kampus. Aku tidak suka mempersiapkan segala sesuatunya dengan terburu-buru. Aku senang menghabiskan waktu di kamar tanpa berbuat apa-apa, hanya mendengarkan radio yang menceriakan hariku, sambil menunggu saatnya berangkat.

Aku segera menyibakkan selimut dan membuka tirai jendela. Oh jadi ini penyebabnya kamarku masih gelap! Kutemukan halaman dan atap rumah penduduk di belakang kos-kosanku basah dan tetes-tetes air masih turun dari langit. Tampaknya saat aku mulai terlelap tadi malam, hujan mengguyur kota ini sampai pagi. Pantas saja matahari pun sembunyi di balik awan. Aku duduk di sisi tempat tidurku, lalu aku menyalakan radio. Setelah itu barulah aku beranjak ke kamar mandi, menyalakan shower air hangat dan menghabiskan waktu lima menit di dalamnya.


-to be continued *i wish* haha :)

Thursday, October 29, 2009

there will always be a first time :)

saat pertama kali akan melakukan sesuatu,
mungkin kita merasa takut dan excited secara bersamaan
tapi ketika rasa takut itu menguasai
maka kita hanya akan diam di tempat

takut?
takut karena merasa diri kita kurang kompeten di bidang itu
takut karena merasa diri kita belum ada apa-apanya dibanding orang-orang hebat itu
takut salah
atau sebenarnya...
takut karena kita belum siap untuk dikritik
takut karena kita tau orang lain mempunyai ekspektasi yang tinggi terhadap kita
takut dibilang bagus, karena dengan begitu ada beban yang lebih saat sesuatu itu kita lakukan selanjutnya

well...
terserah kita, mau membiarkan ketakutan itu menang, atau mengalahkannya dan mendapatkan banyak hal berharga :)

Wednesday, September 23, 2009

tapi bukan aku

terlahir di tengah keluarga yang berbeda agama tentu lain rasanya.
ketika seseorang dididik menurut ajaran tertentu,
yang ternyata berbeda dengan kedua orang tuanya
ketika seseorang diletakkan di tengah-tengah dua prinsip yang berbeda
well, memang agak condong ke salah satu prinsip

dan ketika hari raya itu datang...

ya, memang sudah seharusnya ia mengucapkan selamat hari raya kepada yang merayakan
terlebih pada hari tersebut para penganut agamanya bermaaf-maafan

masih haruskah seseorang melakukan itu di saat eksistensinya bahkan nyaris tidak diakui?
masih haruskah seseorang melakukan itu di saat komunikasi di antara mereka nyaris tidak ada?

selama ini seseorang itu tidak pernah menuntut apa-apa,
dan saya rasa ia sudah cukup berbesar hati untuk 'memaklumi'
memaklumi bahwa dia sudah mempunyai yang 'lain' di sana
memaklumi bahwa dia seringkali lupa memiliki seseorang di sini
memaklumi bahwa terlalu banyak yang harus dia kerjakan sampai akhirnya janji hanya tinggal janji

"kamu berhak sakit hati, Rez. Tapi bukan menjadi tugasmu menghukum dia, Nak..."
(Kata Maaf Terakhir, 2009)

kalimat itu mungkin tepat untuk menggambarkan keadaan ini.
tapi.... apakah benar seseorang itu sedang menghukum?
apakah dia merasa sedang dihukum?

tahap 'menghukum' sepertinya sudah lewat, sekarang lebih cenderung 'terserah'
dan sepertinya dia tidak merasa sedang dihukum

mungkin benar,
akan ada yang 'menghukum' dia,
tapi bukan aku

Tuesday, September 15, 2009

imperfect things make a perfect one


nangis = efek PMS + masalah 1 + masalah 2 + koneksi internet yang sangat lamban + stressor lain yang tidak diketahui

tempat tidur. bantal yang basah karena air mata. pusing. sendiri. gelap. sekitar jam 11.30 malam.

hmm.
perubahan mood yang cukup drastis hari itu.
dan untungnya tidur merupakan salah satu solusi yang sedikit banyak membantu meringankan beban itu.

15.09.09
entah kenapa, hasrat ingin mengenakan rok timbul.
mungkin karena kuliah hanya 1, tidak akan terlalu banyak aktivitas yang sulit dilakukan kalau memakai rok.
sampai di kampus,
whether it's a coincidence or not,
seolah-olah mereka mengerti kalau saya baru saja mengalami hal yang buruk,
satu per satu yang bertemu saya tersenyum dan bilang,
"naaaddd, roknya lucu banget siiiihhhh !!!"

dimulai dari hao, merembet ke mimi, najmi, dan beberapa orang lain yang ada di situ, monica, ella, indah, ady, mina, reyna, dan entah siapa lagi (maaf yah, lupa), semua melontarkan hal yang serupa.
Bahkan ada yang mengatakan berulang-ulang dengan wajah gemas !
hihi. kalian lucu sekalii!

terlintas di otak,
"Apa iya, rok gue selucu itu?"

well, oke rok itu memang lucu, kalo nggak ya nggak bakal gue beli.
tapi kalo kalian mau tau, sebenernya rok itu agak kegedean lohh...


+ +


ternyata, sebuah kemeja putih yang dimasukkan ke dalam + rok berwarna broken white dengan motif daun berwarna hijau dan coklat + waist belt warna coklat, ada anyaman dan kancing juga (dari astri) + sepatu dua warna (dominasi krem + warna hitam di ujungnya) + sebuah tas selempang bermotif army campuran biru muda + hijau butek + krem mampu memunculkan respon yang demikian positifnya dari teman-teman :)

you know what,
positive energies that you spread today really really made my day!
thank you sooo much, friends!

*love psikoui08*

be realistic

apa sih yang sebenarnya mereka harapkan?

KEMENANGAN?

ya, semua orang pasti ingin menang.
tapi ...
tidak semua orang jadi pemenang dalam suatu kompetisi yang sama bukan?

dan memutuskan untuk berkompetisi,
tentunya terlebih dahulu harus menyadari kemampuan, bukan?

apa kalian sadar kalo dari awal bahkan SDM aja kalian nggak punya?
dan apa kalian sadar kalo semua orang punya kesibukan dan tanggung jawabnya masing-masing?

apa sih yang sebenernya kalian harapkan?
kemenangan?
well, gue cuma bisa bilang, SELAMAT, kalo akhirnya kemenangan itu jatuh dari langit !